Limpasan Sungai Cinambo Sebabkan Banjir Adipura

AGS. TRIJOKO HER RIADI/PRLM
Banjir menggenangi Kompleks Perumahan Bumi Adipura, Gedebage, Kota Bandung, Minggu 13 Maret 2016.*

BANDUNG, (PRLM).- Banjir yang menggenangi lebih dari seribu rumah di kompleks Bumi Adipura diperkirakan bersumber pada tidak optimalnya alirah air ke arah Sungai Cinambo. Banjir diperparah dengan limpasan air dari Sungai Cinambo yang mengalami penyempitan daya tampung ketika melintas di Jalan Tol Purbaleunyi.

Di samping jalan akses menuju kompleks Bumi Adipura Tahap 4, 5, dan 6, terdapat parit selebar 2-3 meter. Parit inilah yang kewalahan menampung membludaknya volume air menuju Sungai Cinambo.

Camat Gedebage Bambang Sukardi menyatakan, air yang tidak tertampung oleh parit meluap ke jalan dan lalu ke rumah-rumah warga. Selain itu, semalam terjadi limpasan air dari Sungai Cinambo selama beberapa saat. Limpasan itu memperparah kondisi banjir.

“Volume air di Sungai Cinambo penuh dan tak bisa bergerak lagi. Gelombang air melimpas balik ke jalan dan perumahan menyebabkan banjir ini,” kata Bambang yang berjaga sejak semalam di lokasi banjir, Minggu 13 Maret 2016 siang.

Tiga kluster di Adipura, yakni Tahap 4, 5, dan 6, mengalami kerugian paling parah. Banjir menggenangi lantai dalam rumah mereka hingga mata kaki sejak Sabtu malam hingga Minggu siang. Ini merupakan banjir pertama kali sejak kluster-kluster tersebut mulai dihuni sekitar 5-7 tahun lalu.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam kunjungannya memastikan penyebab banjir bukan kondisi drainase lokal. Ia menyebut kondisi drainase di Bandung relatif sudah membaik sejak diluncurkannya program 1.500 pasukan gorong-gorong.

Dijelaskan Emil, pemkot bakal segera membangun alternatif-altiernatif saluran air menuju Sungai Cinambo. Harapannya, dengan tidak mengandalkan satu parit, beban volume air ketika hujan deras turun bisa didistribusikan.

“Pembuatan alternatif saluran air itu akan dimulai hari ini juga. Akan ada 30 orang yang mengerjakannya,” ucapnya.

Sebelumnya, warga mempertanyakan kaitan banjir dengan adanya dua megaproyek yang sedang dibangun di sekitar Adipura. Antara lain pembukaan akses keluar Tol Padaleunyi km 149, dan perumahan Summarecon. Namun, Emil meminta warga tidak berburuk sangka, dan banjir akan dikaji secara ilmiah.(Tri Joko Her Riadi)***

Baca Juga

Nekat, PKL Alun-alun Terancam Denda Rp 250.000

BANDUNG, (PR).- Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menangkap tangan lima pedagang kaki lima (PKL) yang nekat berjualan di kawasan Alun-alun, Selasa, 7 Juli 2017 siang.

Elf Tabrak Antrean Mobil di Jalur Nagreg

SOREANG, (PR).- Kendaraan umum jenis Isuzu Elf menabrak antrean mobil yang terjebak kemacetan di Jalan Nagreg-Limbangan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat, 23 Juni 2017.