Terbaru

Mengapa informalitas menjadi penggerek daya persuasi pesan ? Selain sifatnya yang mendekati alamiah, situasi semacam ini menekan bias dan kebohongan  ke dalam taraf yang sangat minimal. Bukankah Anda dapat menyela, mempertanyakan, atau membantah sebuah pesan dalam obrolan informal semudah menarik nafas ketika obrolan berlangsung di warung kopi ?  Sesuatu yang mustahil Anda lakukan ketika menemukan keraguan dalam kampanye akbar, iklan politik, seminar atau forum resmi lainnya. 

Akhirnya, alangkah indahnya bila memaknai pilkada sebagai peristiwa kompetisi sebagaimana halnya sepak bola. Meniru tradisi simbolik nilai-nilai sportivitas sepak bola seperti selebrasi kemenangan yang tidak berlebihan, saling bertukar kostum skuad antarpemain yang sebelumnya bertarung, atau saling berpelukan untuk melupakan kompetisi yang baru saja lewat. Memandang pilkada sebagai kompetisi bukan sebagai konflik, sebuah pertarungan tapi bukan sebuah sengketa yang menjunjung etika dan  sportivitas.

Surat Pembaca

  • Kerja Sama Benahi Lingkungan

    DIMOHON kepada Bapak Lurah Cibeber, pimpinan Puskesmas Cibeber, dan pengurus RW 9 Perumahan Puri Fajar, Cibeber, Kota Cimahi, sebaiknya bekerjasa sama untuk menata lingkungan, terutama di depan pintu ger

Gelora

Khazanah

Nasional

Jadwal Penerbangan Bandara Husein Sastranegara

Kolom

PR Info

Epaper Pikiran Rakyat