Terbaru

Istilahnya terdengar berdekatan, kandungan artinya tidak berjauhan. Itulah jawara dan juara. Kesamaannya apa? Bedanya di mana? Berubahkah pemakaiannya? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata jawara dan juara mengandung arti yang dapat dipertukarkan. Kamus memang masih menganggap juara sebagai nomina alias kata benda. Namun, para penutur bahasa Indonesia kini sering memakai kata juara sebagai adjektiva alias kata sifat. Itu terlihat dari, misalnya, slogan pemerintah daerah di Jawa Barat, mulai dari “Bandung Juara” hingga “Jabar Juara”. Kita bakal bingung jika terus bertanya, juara dalam urusan apa? Pokoknya, juara. 

Artinya, usulan Ki Sunda agar Jokowi atau Prabowo untuk mengambil Ahmad Heryawan dan Yuddy Chisnandi sebagai calon wakil presiden, bukan sekedar aspirasi dari entitas kedua terbesar di Indonesia, tetapi sebuah opsi potensial yang menjanjikan kemenangan.

Surat Pembaca

Gelora

Khazanah

Nasional

Jadwal Penerbangan Bandara Husein Sastranegara